| Sejarah Terapi Biomagnetik |
|
| Written by Administrator | |
| Sunday, 18 January 2009 02:39 | |
|
SEJARAH TERAPI BIOMAGNETIK SEJARAH TERAPI BIOMAGNETIK Terapi Biomagnetik adalah salah satu jenis terapi terbaru yang diperkenalkan kepada dunia barat dari Pengobatan Timur. Selama ribuan tahun, orang-orang Cina, Mesir, Kasdim, Arab, Yunani, Roma, dan India telah menggunakan magnet untuk penyembuhan. Magnet telah dipakai dalam pengobatan Cina sekitar 2000 tahun sebelum Masehi secara bersamaan dengan refleksologi dan akupuntur. Cleopatra, ratu Mesir yang terkenal kecantikannya, diketahui menggunakan magnet di dahinya untuk menjaga kulitnya tetap awet muda. Cleopatra mungkin adalah selebriti pertama yang menggunakan magnet. Pada tahun 1976, di Boston (Amerika Serikat), konferensi Internasional pertama mengenai Bio Magnetik diselenggarakan, dan pada saat itulah Terapi Magnetik Modern telah lahir. Saat ini, Terapi Magnetik menjadi semakin terkenal di seluruh dunia termasuk di Eropa dan Amerika Serikat serta banyak selebriti yang menggunakannya, diantaranya: Cherie Blair, Bill Clinton, Anthony Hopkins, Prince William, Queen Elizabeth II, Shirley Mclaine, Venus Williams, Michael Jordan, Andre Agassi, Jack Niklaus, dan masih banyak lagi. Germanium, Sinar Inframerah Jauh (FIR), Ion Negatif.
Germanium adalah unsur dasar seperti zat besi atau kalsium yang mempunyai kekuatan unik untuk mengoreksi ketidakseimbangan yang kritis dalam tubuh manusia. Melalui penelitian selama lebih dari 30 tahun, Ilmuwan Jepang bernama Dr. Kazuhiko Asai percaya bahwa germanium memulihkan kesehatan mereka yang sedang sakit dan memelihara kesehatan mereka yang sehat. Germanium meningkatkan kemampuan sel untuk menghasilkan energi dengan meningkatkan suplai oksigen di dalam sel. Para peneliti, termasuk Dr. Otto Warburg, pemenang penghargaan Nobel, percaya bahwa penyebab kanker ialah kurangnya oksigen dalam sel. Dr. Kazuhiko Asai juga menemukan bahwa germanium berguna dalam menangani osteoporosis, dengan cara memulihkan keseimbangan kalsium yang normal, dan mencegah penurunan volume tulang yang sering diasosiasikan dengan penuaan. Germanium menolong mempertahankan keseimbangan kimia dalam tubuh Anda, sehingga lebih mampu menahan stress, baik secara fisik, emosi dan lingkungan. SINAR INFRAMERAH JAUH (FIR) Sinar Inframerah jauh adalah sinar yang paling berguna bagi tubuh manusia. Sinar ini sama sekali tidak merusak tubuh manusia tetapi hanya menyentuh aktivitas organism. Sinar inframerah jauh ini disebut juga sebagai Sinar Kehidupan, dan ia 7 kali lebih efektif dalam mendetoksifikasi logam-logam berat seperti merkuri, alumunium, dan bahkan kolesterol, nikotin, alkohol, amonia, asam sulfur, dan racun-racun lingkungan hidup lainnya yang dikeluarkan melalui keringat. Gelombang sinar infrared jauh berkemampuan untuk membuang racun, yang sering kali merupakan inti dari berbagai masalah kesehatan. Rasa panas dari inframerah jauh mengakibatkan pembuluh-pembuluh kapiler mengembang. Menurut Dr. Kyuo, Jepang, terapi inframerah jauh meningkatkan sirkulasi darah dan suplai oksigen pada jaringan-jaringan yang rusak (mengurangi rasa sakit yang kronis pda persendian dan otot atau yang terjadi saat berolahraga), mendorong relaksasi dan mengurangi stress. Sinar infrared jauh bersifat meningkatkan, dan bukannya melawan kekuatan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. ION NEGATIF
Pada tahun 1950an, Dr. Albert Kreuger, profesor emeritus di University of California at Berkeley, menemukan bahwa ion itu aktif secara biologis, menstimulasi produksi senyawa kimia yang kuat yakni serotinin, hormon yang sangat aktif yang secara mendalam mempengaruhi sistem syaraf, kelenjar, dan pencernaan di seluruh tubuh manusia. Dr. Felix Sulman, Profesor Farmakologi di Hebrew University, Israel mendukung penemuan Dr. Kreuger dengan mendemonstrasikan efek dari kebaikan ion fungsi energi fisik dan mental yang rendah, nampaknya menjadi lebih ringan atau dilenyapkan sama sekali dengan menambahkan jumlah ion negatif di udara. (Bangunan-bangunan, kereta api, mobil, dan pesawat udara yang semuanya ber AC, sering menjadi kelebihan ion positif yang berbahaya karena mesin peniup, filter dan saluran yang digunakan dalam sistem AC menghalau ion-ion negatif di udara sebelum mencapai tempat tujuan mereka). Dr. Robert McGowan dari Northeatern berkata, ion negatif mempercepat proses penyembuhan dan meninggalkan bekas luka yang lebih sedikit. |
|
| Last Updated ( Wednesday, 04 February 2009 07:03 ) |
Sejarah Terapi Biomagnetik
GERMANIUM
SINAR INFRAMERAH JAUH (FIR)
ION NEGATIF


.gif)
